ANALISA LENGKAP TERNAK AYAM POTONG JEMBER (PART 1)

Seiring berjalannya waktu, permintaan protein hewani semakin meningkat secara signifikan. Bagi kebanyakan orang tentu lebih memilih daging ayam,

karena harga daging ayam dinilai lebih murah Jika di bandingkan dengan daging lainnya. Sehingga usaha ternak ayam potong bisa di katakana sangat menguntungkan.

Di tambah lagi dengan kebutuhan daging saat ini yang semakin meningkat, tetapi tidak diimbangi dengan produksi daging ayam yang cukup. Belum lagi jika menjelang hari hari besar seperti hari lebaran. Maka harga ayam potong akan melambung tinggi.

Apakah Anda tertarik untuk memulai bisnis ternak ayam broiler?

Berikut akan kami ulas secara lengkap analisa ternak ayam potong jember.

Ayam potong atau di sebut dengan ayam broiler merupakan salah satu jenis ayam yang dimanfaatkan dagingnya sehingga ayam ini juga di sebut sebagai ayam pedaging.

Sebelum memulai untuk berternak ayam, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu seluk beluk bidang usaha yang satu ini. Ada beberapa hal yang harus di perhatikan agar usaha Anda akan berkembang dan menguntungkan.

Berikut merupakan penjelasan lengkapnya :

Sebelum membuat kandang ada baiknya melakukan perizinan dan mengatur tata letak kandang. Usahakan jarak kandang dengan pemukiman warga minimal 100 meter.

Lalu kandang harus mempunyai sumber air. Usahakan posisi kandang membujur dari timur ke barat dan di beri lampu yang cukup untuk mengatur pencahayaan dan mengatur agar suhu lingkungan agar tetap hangat.

Beri celah agar udara segar bisa masuk dalam kandang. Setelah kandang siap, maka hal kedua adalah memilih bibit DOC Ayam Broiler. Yang perlu di perhatikan dalam memilih
DOC Ayam Broiler ialah pilihlah ayam yang sehat, aktif bergerak, dan tidak cacat.

Baca juga Artikel tentang : Kualitas DOC Broiler Terbaik 

Beberapa ciri bibit ayam potong yang baik adalah gemuk, memiliki bulu yang bagus atau mengkilat, hidung yang bersih, memiliki mata yang tajam tidak sayu dan memiliki lubang anus yang bersih. Yang ketiga yaitu pemberian pakan pada ayam potong.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ayam, Anda harus memperhatikan kandungan yang terdapat pada pakan agar ayam yang di hasilkan lebih sehat serta memiliki berat badan yang ideal. Pilihlah pakan mengandung nutrisi yang lengkap.

Jenis pakan yang di gunakan di peternakan ayam bisaanya terdiri dari dua jenis yaitu pakan pabrik dan pakan buatan sendiri. Untuk pakan jenis pabrik bisaanya di bedakan menjadi dua tahapan yaitu :

  • Pertama Tahap Pembesaran

pada tahap ini ayam masih berumur antara 1 – 20 hari. Agar proses pembesaran ayam broiler berlangsung sesuai dengan yang kita harapkan, maka gunakan pakan dengan kandungan protein minimal 23% untuk menunjang tumbuh kembangnya. Karena pada umur ini ayam akan mengalami pertumbuhan yang sangat cepat.

  • Kedua Tahap Penggemukan

Tahap penggemukan adalah ayam berumur di atas 20 hari. Pada umur ini ayam membutuhkan protein lebih sedikit yaitu sekitar 20%. Selain protein, ayam pada umur ini juga sangat membutuhkan karbohidrat, lemak, mineral dan vitamin untuk menambah berat badannya.

Pada minggu pertama yaitu satu sampai 7 hari sediakan pemanas buatan untuk anak ayam. Kemudian di beri air minum gula pada hari pertama. Untuk hari kedua dan seterusnya bisa menggunakan air bisaa.

Berilah pakan awal yang berbentuk butiran kecil atau skrumbels. Jumlah pakan yang di berikan minimal 17gr per ekor atau 1,7kg untuk kebutuhan 100 ekor ayam. Sedangkan untuk vaksinasi yang pertama kalinya akan di lakukan pada hari keempat.

Minggu kedua yaitu 8 sampai 14 hari. Pada minggu kedua masih membutuhkan pengawasan tetapi lebih ringan jika dibandingkan dengan minggu pertama. Suhu pemanas bisa di turunkan. Pakan yang diperlukan pada minggu kedua yaitu 43gr per ekor ayam atau 4,3kg per seratus ekor.

Demikian ya gaes analisa ternak ayam potong jember PART 1. tunggu artikel lanjutannya…

semoga berguna dan bermaanfaat bagi kita semua..

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh Bantuan ? Bicarakan dengan kami