TERNAK AYAM BROILER DI MUSIM HUJAN

TERNAK AYAM BROILER – Pada saat kita memiliki Bisnis ayam broiler, kita memang harus siap menghadapi resiko atau masalah yang muncul sehari – hari. Salah satunya pada saat musim hujan.

Jika Musim hujan telah datang, sebagaimana di ketahui Ternak Ayam Broiler di Musim Hujan menimbulkan beberapa masalah seperti rendahnya suhu udara, tingginya kelembaban dan masalah yang ditimbulkan air hujan itu sendiri.

Akibat dari permasalahan ini, ayam broiler tidak berkembang optimal dan target perternak ayam menjadi molor. Bahkan bisa menimbulkan kematian pada ayam broiler. Yang pada ahirnya peternak bisa mengalami gagal panen.

Untuk mengantisipasi hal yang demikian, peternak dapat melakukan beberapa siasat. Pada prinsipnya ternak ayam broiler adalah bagaimana menciptakan kondisi agar ayam mendapatkan suasana yang nyaman.

Nah, Apa Yang Harus Peternak Ayam Broiler Lakukan Pada Musim Hujan?

Kita mempunyai beberapa tips yang dapat dilakukan oleh peternak agar ayam tetap dalam kondisi nyaman di musim hujan :

1. Periksa Kondisi Kandang

Periksa atap kandang, pastikan kandang tidak bocor dan tempias air tidak masuk kandang.

Adanya kebocoran dapat menyebabkan litter (sekam, kardus, dll) menjadi basah. Jika hal ini sampai terjadi dapat memudahan bibit penyakit tumbuh baik bibit, penyakit penyebab gangguan pernafasan maupun pencernaan.

Baca Juga : Manajemen Kandang Close House

2. Pasang Litter Lebih Tebal

Untuk mengantisipasi pengaruh suhu yang rendah di bawah lantai kandang pada musim hujan, maka litter (sekam) harus di buat lebih tebal. Dari pengalaman ketebalan litter di upayakan 10cm atau lebih.

3. Pasang Tirai lebih Rapat

Pada musim hujan tirai harus di pasang rangkap terdiri dari tirai luar yang biasanya sudah terpasang di kandang dan tirai dalam yang di pasang saat pebuatan ruang brooding. Tirai – tirai ini harus di pasang rapat namun harus tetap memperhatikan sirkulasi udara.

4. Nyalakan Pemanas Lebih Besar

Penggunaan pemanas di sesuaikan dengan kondisi kandang. Lakukan kontrol kesesuaian suhu dan kelembaban kandang secara berkala. Pada musim hujan suhu cenderung rendah serta kelembaban yang tinggi, sehingga membutuhkan nyala pemanas yang lebih tinggi.

5. Atur Kepadatan Ayam Sedikit Lebih Padat

Kepadatan ayam harus di atur sedikit lebih tinggi dari pada kepadatan di luar musim hujan. jika terlalu longgar, ayam dapat mengalami kedinginan. Namun jika terlalu padat dapat menimbulkan gangguan pdaa ayam seperti gangguan pernafasan atau pencernaan.

6. Kontrol Kualitas Pakan

Akibat kelembaban yang tinggi pada musim hujan, pakan ayam mudah menjadi lembab. Pakan yang terlalu lembab dapat menyebabkan tumbuhnya jamur sehingga mikotoksin dapat mengganggu pertumbuhan ayam.

Solusinya tambahkan top mix pada pakan untuk mencukupi kebubutuhan nutrisinya. Dan jangan lupa ayam broiler harus di beri vitamin agar ayam semakin sehat.

7. Jaga Kualitas Air Minum

Pada musim hujan sumber air minum ayam juga mudah tercemar. Untuk menjaga air minum yang tetap berkualitas, lakukan desinfeksi pada air minum dengan menggunakan antisep atau medisep untuk meminimalkan adanya cemaran bakteri ecolit.

Selain itu, untuk penanganan ayam pada musim hujan yaitu vaksin ayam terlebih dahulu sebelum musim hujan datang untuk mencegah penyakit- penyakit yang tidak diinginkan.

Baca juga : Penyakit Pada Ayam Broiler.

Nah, Itulah beberapa tips TERNAK AYAM BROILER DI MUSIM HUJAN bagi pengusaha bisnis ayam broiler yang dapat dilakukan untuk menghadapi musim hujan.

Seven Dream Farm – Kesempatan Anda Untuk Investasi Ternak Online di Jember.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh Bantuan ? Bicarakan dengan kami